
Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, kami berkesempatan mendukung acara Pelantikan Duta Manajemen Kebersihan Menstruasi dalam program Menstrucaraka 2025, suatu acara yang sangat bermakna dan berdampak bagi remaja, yang diselenggarakan oleh Kolaborasi Bumi dengan dukungan utama Yayasan Westerlaken Alliance Indonesia (YWAI), dan Benjamin Foundation, dengan Bahasa Interpreters sebagai salah satu sponsor pendukung.
Tahun ini merupakan tahun ke-empat dilaksanakannya acara ini, dan kami bisa merasakan meningkatnya antusiasme peserta dari tahun ke tahun. Kegiatan ini memberikan ruang tumbuh bagi remaja untuk berani berbicara tentang isu yang selama ini sering dianggap tabu. Program ini berhasil menjangkau lebih dari 2.500 siswa-siswi, baik secara daring maupun luring.



Angka ini bukan sekadar statistik biasa. Acara ini mendorong perubahan cara berpikir yang pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan perubahan perilaku. Topik menstruasi yang dulunya tidak dibicarakan secara terbuka, sekarang mulai bisa dibicarakan bahkan dengan melibatkan siswa laki-laki, sehingga semuanya bisa menjadi agen perubahan.
Program Menstrucaraka ini bukan hanya tentang edukasi kesehatan, tetapi juga membangun keberanian untuk mematahkan stigma. Perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti obrolan sederhana di sekolah, atau dalam ruang virtual seperti zoom meeting yang penuh makna. Kegiatan ini adalah salah satu platform hybrid (daring dan luring) untuk memfasilitasi diskusi bermakna untuk remaja mengenai topik ini.
Bahasa Interpreters mendukung dengan memberikan dukungan teknis dan logistik seperti mic handheld, sistem Zoom, serta kebutuhan teknis lainnya. Selain itu kami juga menyediakan dukungan berupa hadiah kecil atau merchandise.
Kami ikut bertanggung jawab untuk memastikan seluruh sistem berjalan dengan baik, mulai dari tahap persiapan, instalasi, hingga eksekusi saat acara berlangsung. Beberapa hal yang kami tangani antara lain:
- Menyiapkan dan memastikan audio system (mic handheld, koneksi, dan output suara) berfungsi dengan jelas dan stabil;
- Mengatur dan mengoperasikan Zoom meeting untuk kebutuhan hybrid event;
- Melakukan pengecekan teknis sebelum acara dimulai (technical check & troubleshooting); dan
- Berkoordinasi dengan panitia dan tim lain agar alur acara berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Dari pengalaman ini, kami belajar bahwa menjadi teknisi bukan hanya soal kemampuan mengoperasikan alat, tetapi juga tentang ketelitian, komunikasi, dan kemampuan untuk tetap tenang dalam situasi yang dinamis. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat acara berjalan lancar, meskipun peran kami tidak selalu terlihat di depan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari acara yang bermakna ini.
Contributor: Bayu Agastya, IT Coordinator
Bahasa Interpreters, your Indonesian Interpreters in Bali and Beyond
For interpreter service in Bali, you can contact us at: info@bahasainterpreters.com
WhatsApp Message at: +62 819-2777-1115


Leave a Reply